Hehehe mau ngeblog hal hal lain. setelah membaca tulisan saya sendiri di blog ini sepertinya saya cukup cuek untuk memperbaiki bentuk kata yang salah atau melihat penggunaan tanda baca, penulis sendiri bisa merasa ambiguitas ketika membaca tulisan sendiri.
Pada mulanya dulu kan ingin melatih berbahasa hehe.. Ya sudah, saya coba belajar. mencapai kesempurnaan tersebut walaupun panjang jalan yang harus dilalui. ^^
Intinya postingan kali ini mau membahas tentang lift.. dan algoritmanya.

gambar di atas yang mebuat kepala berpikir. lagi suka berpikir berpikir dan berpikir…. padahal cuma urusan lift. algoritma lift seminggu sebelum memikirkan “dengan seksama” lift bekerja biasa ketika sampai di lift masih suka pencet dua dua tombolnya. baik yang menunjuk tanda atas maupun tanda ke bawah.
padahal cara tersebut tidak benar dan menimbulkan ketidakefisienan, serta pemborosan listrik jika dihitung dan di simulasi baru bisa ketahuan mungkin. berangkat dari ide cerita tersebut yang membuat saya berpikir jangan jangan iseng atau memang tidak tau cari kerja lift. yah??
jadi cara kerja lift itu, yang juga digunakan oleh algoritma searching disk pada hardisk
khususnya algoritma elevator . lift itu punya arah tujuan. arah tersebut yang akan ditambilkan disebelah angka lantai. dari lift sebelah kiri dapat kita ketahui dia akan menuju arah atas. sampai tidak ada panggilan lagi. tidak ada flag ke atas. jika ada flag ke bawah maka dia akan menuju bawah.
jadi gak first come first serve. jangan tanyakan kenapa menggunakan algorotma seperti itu mungkin sudah ada hasil riset yang mendukung kali yah.
satu lift memiliki dua buah penunjuk dengan variabel atas dan bawah. jadi 2 lift ada dua output. flag penunjuk. tapi inputnya hanya dua (tombol yang kita teken untuk memberhentikan lift tersebut)
jadi misal di lantai 5 orang yg tekan lambang atas. maka lift yg menuju atas tersebut akan berhenti.
namun jika lift satu ada di lantai 4 menuju atas. dan lift sebelahnya di lantai 6 menuju bawah. jika di lantai 5. input di klik dua duanya (entah iseng atau tidak tau cara kerja lift seperti yg saya lakukan) akibatnya lift bkeduanya erhenti di lantai 5, karena interupt flag terpenuhi. di tengah jalan ada yg mau kebawah untuk lift dari lantai 6 . dan interupt mau keatas dari lift lantai 4.
menurut sepengetahuan saya jika satu orang tersebut tidak dapat membelah diri.
harusnya hanya pilih salah satu lift gak membelah diri seperti amoeba, hydra, dan hewan tingkat rendah (lupa kok disebut tingkat rendah yah?? apa salah inget)
nah satu bua lift yang berhenti dan membuka pintu membutuh kan arus listrik yg besar. karena sistem lift seperti timbangan. daya besar ketika lift itu bergerak. jadi kalau sering diam dan bergerak. maka dia harus supply arus listrik besar saat awal, kalau dalam sistem pendgaturan armature sistem, karena aplikasi lift yang bawa beban, jika I besar maka dengan V tetap akhirnya power akan besar juga. jadi buang buang listrik deh.
jadi…… :
1. sebelum tekan lift lihat pikir dulu mau ke atas atau kebawah.
2. Tekan satu saja. atas atau bawah ^^
itu aja kok…..
eh lift binus sekarang udah dipasang CCTV nya dulu, kan hanya tulisannya sekarang betulan sudah dipasang, kenapa yah, suka ada tindakan aneh aneh mungkin di lift yah??
atau biar satpamnya atau istilahnya protekom bisa intip intip nie ^^

Ya bener tuh, dulu cuma tulisan aja yang dipasang. Tapi kenapa baru tahun ini ya dipasang-nya….
Omong-omong, CCTV-nya aktif gak tuh, gw penasaran deh, jangan2 ya CCTV-nya cuma sekedar nampang doang. Buat nakut-nakutin anak binus yang suka macem2 di dalem lift.
iya kali.. mungkin yang suka pencet pencet lantai ketika mau keluar.. ^^
inget secara mekanik dan elektronik daya yg besar dikeluarkan lift saat pertama kali bergerak dari kondisi diam…
jika setiap lantai bergerak dan jalan maka awal awal diperlukan daya besar sendiri untuk mengalahkan friksi motor awal dari lift serta mengangkat beban (orang) di dalamyan.. inget hukum newton..
untuk aktif gak. gak jelas juga.. ruangan monitoringnya dimana kali yah.. jangan jagan lcd flat screenya itu kali.. ^^
Perasaan di lift binus Anggrek gak ada CCTV nya deh.Itu yang gede itu kan lampu buat detek kebakaran
Kalau saya lihat seperti kamera yah bukan lampu.. ^^ gak pernah nyala soalnya.