Homo Homini Lupus
April 6, 2008 by Yudhi
Homo homini Lupus atau dapat kita artikan sebagai manusia yang satu merupakan serigala bagi manusia lainya.
apa maksud dari kata-kata yang saya telahtuliskan di atas? aneh memang aneh.. ini blog sedang dimulai dari suatu konsep yang aneh. saat mengetik kata ini belum terpikir plot yang akan muncul dan tergambar jelas sebagai alur utama. tapi konsep mengenai tulisan ini sudah dimulai sejak lama.
Konsep ini meledak terpicu oleh sebuah film kekerasan yang buat heboh indonesia itu. sekeras upaya daya telah dilakukan oleh bapak menteri kita untuk mencegah diunduhnya namun apa dikata orang indonesia itu sebenarnya canggih, sangat canggih-canggih.. jebol juga?
jadi intinya tidak sengaja saya melihat. reaksi saya adalah marah… heran.. berpikir dan berpikir…. why why
why ? kenapa hal tersebut bisa terjadi bukan kenapa film itu dibuat tetapi. kenapa manusia sebagai manusaia dalam hal ini tidak bertindak sebagai manusia.. atau mungkin kita saat ini yang tidak dapat bertindak seperti manusia sesungguhnya atau pertanyaan utamanya apa sih manusia itu?
singkat cerita film itu menceritakan kekerasan…..
dari dulu sejak jaman adam dan hawa, pembunuhan anak
adam dan hawa, doktrin gereja, perang dunia , sampai pelajaran sejarah dan sampai terorisme. kekerasan bahkan sampai penghilangan nyawa yang tidak manusiawi, dari yang dulunya factum jadi fakta…
potong, iris, cincang,mutilasi,bom , bakar, penggal. kenapa sih kenapa sih ? dari motif yg berbagai macam itu.
tapi yang membuat saya kemarin tiba tiba lemes…
ini karena masalah iman. masalah Tuhan. masalah Kebenaran.. kebenaran sapa? kebenaran yang ditafsirkan oleh manusia itu sendiri.. manusia merasa dirinya paling benar kah? tapi pertanyaannya harus balik ke apa sih itu benar salah? , baik buruk? indah tidak indah?, wahyu?
betul kan dari awal sudah tidak berkonsep dan tidak jelas ini mau ngeblog atau brainstorming. karena sampai
saat ini saya tidak bisa habis pikir. saya tidak dapat berpikir meresulasi hubungan sebab akibat, causal ini
ingat semua yang terjadi di dunia ini harusnya hubungan sebab akibat (causalitas) jika dalam pelajaran PSD
tidak mungkin sikap kita secara pasti dan nyata akan ditentukan oleh kejadian n+1 (yg akan datang; n = saat ini)
intinya.. kenapa merasa benar. main potong yg lain itu salah. jika salah maka bukan manusia. padahal jika
dicari hubungan lain maka akan terhubung. iman yg menafsirkan suatu perkataan suatu wahyu apa akan
membawa manusia saling bantai bagai anjing yg hendak dimasak? sedang di sisi lain manusia merupakan
mahkluk istimewa katanya. sebagai abramic orang orang yang mengakui Abraham sebagai bapak dari segala
bangsa..
jika dicari cari positif maka harusnya adalah saudara. jika dicari cari negatifnya maka orang yang tidak seiman
dengan kita dapat kita katakan sebagai kafir.. jadi kalau si pascal harus mengunakan probabilitas untuk
mencari cara masuk surga kata bos.
jika masuk agama A (probabilitasnya sekian)
jika masuk agama B (probabilitasnya sekian)
maka dia memutuskan berbuat baik dan … jadi jika probalitas A tidak masuk masih ada probabilitas lainya.
sehingga intinya mau masuk surga…
Agama yang menjadi dasar manusia menjawab permasalah-permasalahan sebelum dan sesudah hidup.
eh menjadi mungkin lebih tepatnya dijadikan masalah oleh orang orang yang hidup…
anehkan?
Agama jadi berbeda. kok bisa berbeda? dapat di lihat dari sejarahnya. lalu dari berbeda ini jadi konflik…
kenapa bisa konfilknya.. pemahaman dan sikap interent untuk membina relasi dengan Tuhan merupakan sesuatu yang personal dan sangat pribadi.
jadi ingat ketika pemahaman keimananya sampai ia berkesimpulan Kita senag Tuhan Senang.
namun itulah pemahamanya yang harus di hormati.
semua mau nya masuk surga? tapi merasa surga tempat untuk orang yang benar. jadi kalau gitu harus
“mengalahkan” saingan yang tidak benar.
pertanyaanya :
surga yang mana?
surga ada satu?
surga yang dijanjikan siapa?
orang percaya terhadap manusia yang diberi wahyu oleh Tuhan dari Agama A dan
mengajarkan agar dapat masuk surga. lalu surga yang mana? yanh surga yg dijanjikan oleh suara wahyu tersebut.
sapa bilang kita dapat bertemu di surga. memang surga kita sama.
jadi film tersebut membuka mata bukan mengenai hegemoni dari suatu agama. tetapi lebih dalam harus dilihat. dan di forum dengan mudahnya berkata ” yah kita buat film tandinganya”.. dia kira prestasi kali yah
aneh aneh.. semakin beradab semakin biadab. kalau hidup semakin keras dan membuat manusai hidup setengah mati. kenapa tidak mati saja kenapa harus hidup..? karena kita manusia hal paling berharga adalah nyawa. karena itu yg membuat kita hidup. lalu apa hak manusia mengambil nyawa manusia lainya?
berarti dia melakukan perampokan tingkat besarkah?
Sya berpikir lagi pembuat film tersebut mungkin berusaha melindungi negaranya, enetah dari intelejen atau dari mana? jika akibat dari film tersebut menyebabkan serangan terhadap negara kincir tersebut. berarti itulah film xxx yang sebenarnya………………..
Pikiran ku adalah pisau bermata dua kadang bisa menusuk kadang bisa tertusuk balik..

Homo homini Lupus atau dapat kita artikan sebagai manusia yang satu merupakan serigala bagi manusia lainya.
Mungkin maksudnya, serigala bagi manusia lainnya, jadi bisa menerkam dan makan manusia lain, dengan kata lain manusia itu kanibal, gitu lho… *eh?*
sekeras upaya daya telah dilakukan oleh bapak menteri kita untuk mencegah diunduhnya namun apa dikata orang indonesia itu sebenarnya canggih, sangat canggih-canggih.. jebol juga?
Pertama, reverse psychology. Semakin manusia itu dilarang, semakin dilakukan. Ini buktinya. Jangan lupa baca ini juga. Terbukti kan?
Kedua, memang sifat kemalingannya sangat tinggi, kalau ada rumah, semakin pagarnya tinggi, semakin “menantang” untuk dijebol gitu lho.
Ketiga, banyak sekali orang yang sudah ‘terbuai’ dengan kenikmatan YouTube, RapidShare, dan lain sebagainya. Sehingga, mereka akan berusaha menembusnya dengan segala daya dan upaya.
pertanyaan utamanya apa sih manusia itu?
Gw hanya dapat menjawab ini dari sudut pandang biologi…
perang dunia , sampai pelajaran sejarah dan sampai terorisme. kekerasan bahkan sampai penghilangan nyawa yang tidak manusiawi
That’s human.
potong, iris, cincang,mutilasi,bom , bakar, penggal.
*Hostel mode on*
Whuaaaaaa keren!!! Kalo European harganya berapa per orang? American paling mahal ya?
*Hostel mode off*
Seru kan? Mengurangi populasi penduduk dunia (khususnya India, Jawa, dan China yang penduduknya sudah terlalu banyak. Yang ga pake otak, yang kelewat malas, yang jadi sampah masyarakat dibuang saja).
tapi yang membuat saya kemarin tiba tiba lemes…
Hiperbolik nih ya?
manusia merasa dirinya paling benar kah? tapi pertanyaannya harus balik ke apa sih itu benar salah? , baik buruk? indah tidak indah?, wahyu?
The-so-called DOGMA.
betul kan dari awal sudah tidak berkonsep dan tidak jelas ini mau ngeblog atau brainstorming.
IMHO, sah-sah aja kok kalau blog itu berupa materi atau hasil brainstorming. Bagus malah. Istilahnya, blog itu seharusnya kan sesuatu pengumpulan informasi (jurnal), atau hasil pemikiran/perhitungan/pengolahan data/pendapat terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat menjadi berguna atau sebagai bahan pertimbangan, another point of view bagi orang lain. CMIIW. FYI, gw lebih suka blog yang berbentuk opini, karena itu mencerminkan kebebasan berpandapat, dan…… gampang didebat. Hahaha.
ingat semua yang terjadi di dunia ini harusnya hubungan sebab akibat (causalitas)
Sebab: keberadaan manusia
Akibat: bumi kotor, kacau, tidak seimbang, global warming, dll dll dll.
Solusi: kill all the people in the world
jika dalam pelajaran PSD tidak mungkin sikap kita secara pasti dan nyata akan ditentukan oleh kejadian n+1 (yg akan datang; n = saat ini)
Makanya disimulasikan pakai MATLAB
intinya.. kenapa merasa benar.
Ya itu tadi. Orang-orang yang percaya terhadap dogma. Bukan terhadap biblia sacra (kitab suci).
jika salah maka bukan manusia.
Semua manusia pasti pernah berbuat salah. Berarti semua manusia bukan manusia? Hm.
manusia merupakan mahkluk istimewa katanya.
It is special. But specialty comes in package with idiocy, in which that special living being do something so stupid, overpowering that specialty.
sebagai abramic orang orang yang mengakui Abraham sebagai bapak dari segala bangsa..
Abraham itu bapak dari semua orang percaya.
Abraham is the father of all who believe.
(Valid for Judaism, Christianity, and Islam)
Bapak segala bangsa… mungkin nabi Nuh kali ya? Secara katanya sejak peristiwa air bah itu cuma keluarga nabi Nuh yang selamat…
jika dicari cari positif maka harusnya adalah saudara.
Benar sekali. Dengan alasan yang sama gw ingin tanya ke u, u lebih sering berkelahi dengan teman atau dengan saudara? That’s the answer. Hehehe.
sapa bilang kita dapat bertemu di surga. memang surga kita sama.
Tergantung apa definisi surga (heaven).
yah kita buat film tandinganya”.. dia kira prestasi kali yah
Gw sih ikut sorakin aja. Ngomporin gitu. Seru, kayak sabung ayam. Mwahahahahahahaha. Cool.
aneh aneh.. semakin beradab semakin biadab.
Siapa yang semakin beradab? Being civilized means “Having a high state of culture and development both social and technological”. Which means, kita ini sebenarnya sedang berjalan di tempat (atau malah mundur), karena walaupun pertumbuhan teknologi yang dicapai manusia itu pesat, tapi tidak dengan kultur dan sosialnya. Jadi? ya makin biadab itu.
kalau hidup semakin keras dan membuat manusai hidup setengah mati. kenapa tidak mati saja kenapa harus hidup..?
Ada game susah banget, kenapa orang berusaha keras bermain game itu sampai menang? Menantang. Apalagi kalau ada reward-nya. Life’s a game, dude. With a huge bet at stake.
karena kita manusia hal paling berharga adalah nyawa. karena itu yg membuat kita hidup.
Penganut dua ya? Manusia = badan + nyawa. Ada yang bilang tiga. Manusia = tubuh + roh + jiwa. Jiwa, dimiliki oleh hewan (bahkan tumbuhan?) sehingga bisa hidup, tapi roh hanya dimiliki manusia (salah satu yang membuat manusia itu special). Wah gw juga kurang ngerti tentang yang ini.
lalu apa hak manusia mengambil nyawa manusia lainya? berarti dia melakukan perampokan tingkat besarkah?
Tergantung di zaman apa u hidup. Kalau di zaman perbudakan, sah-sah aja sih. Tapi zaman sekarang… sulit dijelaskan. Bagaimana dengan hukuman mati? Kecelakaan? Tapi untuk pembunuhan yang bermotif materiil, iri hati, dsb, atau “pengen aja”, ya itu jelas salah.
jika akibat dari film tersebut menyebabkan serangan terhadap negara kincir tersebut. berarti itulah film xxx yang sebenarnya…
Baca bagian ini berulang-ulang, ternyata maksudnya seperti foto dan caption di sini ya, cuma dalam intensitas yang lebih tinggi? padahal kenyataannya, mengutip pernyataan SBY: