Film film indonesia kini udah mulai mengaum lagi sepertinya. hari setelah pulang kuliah simulasi permodelan, membahas mengenai 4 macam sebaran dari data data busway kemarin dengan bapak Nanda yang pake cacing cacing integral untuk proses analisa data mencari inverse dari sebuah fungsi.
Ok balik ke cerita. ^^
Pulang ngampus ke lippo, si kelvin dapet dari temanya voucer
makan di hanamasa, kami (Sigit, kelvin , dan saya sendiri ) menduga kalau voucher tersebut dapat memberikan potongan
harga sebesar 60 %. namun asumsi kami salah ketika ternyata
voucher tersebut memberikan potongan 100 %. ^^
makan murah dan sepuasnya. kami sampai kembung dan
kenyang dibuatnya. Durasi yang kami butuhkan untuk “menikmati” proses pemasukan energi ini cukup lama 2 jam.
namun entah mengapa saya sendiri belum merasakan
hasrat kenyang. hasrat makan gitu. aneh..
selesai makan jalan jalan, dan ke bioskop, belum lama saya ke
bioskop 21 nya lippo karawaci dan takjub terhadap film Ayat
ayat Cinta yang lagi terkenal saat itu, sampai 4 studio, seingat
saya dulu ketika film laris setaragf harry potter, dan spiderman yang ditampilkan lebih dari satu buah studio, tapi sekarang film indonesia menampilkan giginya, 3 studio sisanya juga didominasi oleh film buatan anak bangsa.
Sekali lagi hari ini saya terkejut dengan film yang ditampilkan
hari ini Sabtu, tanggal 23 maret 2008, film yg di tampilkan
- AYAT-AYAT CINTA
- FROM BANDUNG WITH LOVE
- DR. SEUSS’ HORTON HEARS A WHO (HORT)
- THE SPIDERWICK CHRONICLES
- 40 HARI BANGKITNYA POCONG
- KUNTILANAK 3 (THE CHANTING 3)
- D.O. (DROP OUT)
- AYAT-AYAT CINTA
Jadwal bioskop di lippo karawaci
6 dari judul film di atas kecuali nomor 4. adalah Film indonesia!!! wah sekarang perfilman kita sudah mulai bangkti pangsa pasarnya juga sudah ada. kini semua bisa menikmati film indonesia dengan penggarapan yang jauh lebih serius dari sinetron kita sehari hari.
Dari cerita juga sudah mulai berkembang, gak mulu di dominasi oleh empunya dunia sana, seperti film pada judul 5 dan 6. Di blog Xto mencoba membahas mengenai fenomena ini.
gebrakan AAC terhadap cerita juga baik, seperti film film lain
yang sudah memulai mengangkat realita dan menyata tidak
hanya yg membodohi masyarakat terus.
saya ingat terhadap perkataan kick andy, kita perlu tayangan
yang selain mengasah otak juga mengasah hati, lebih bagus lagi
kalau bisa mengasah kantong yah ^^,
kalau saya teliti lagi lebih banyak film yang berkesan itu adalah film tentang kenyataan, film yang membekas di hati selalu film yang menceritakan apa adanya, tapi terkadang imaginasi manusia membuat film di imaginasi tinggi tinggi, padahal kalau dalam kehidupan sehari hari terjadi tapi sering tidak mau dilihat dan diakui! bagaimana sebuah masalah di selesaikan dengan cara manusia maksudnya ngomong apa lagi.. lupa kemarin abis nonton terabhitia. dan ambil kesimpulan gitu tapi lupa kesimpulanya. ^^
film terabhitia mengajarkan sesuatu mengenai perfilman !!!

film terabhitia ? hmmm apa kamu menyarankan sy menonton ini ?
film terabhitia ? hmmm apa kamu menyarankan sy menonton ini ?
<< hehe. di sarankan atau tidak yah?
mungkin boleh mungkin tidak, kalau ada waktu kosong silahkan.
dari cover terlihat sepertinya film imaginasi.. lagi butuh imaginasi.. pas di buka ternyata film yang menhajak kita berimaginasi bukan menampilkan imaginasi..
Hidup ini penuh keajaiban yang kita dapat buat ^^
Durasi yang kami butuhkan untuk “menikmati” proses pemasukan energi ini cukup lama 2 jam.
Seharusnya makannya gantian. Kalau berempat, berarti total makan akan menjadi sekitar 6 hingga 8 jam, di mana begitu orang yang terakhir makan itu sudah kenyang, orang yang pertama makan akan sudah lapar lagi, jadi makan lagi. Begitu seterusnya dari pagi hingga malam, dan Anda akan mendapatkan makan gratis selama satu hari penuh. Hehehe.
6 dari judul film di atas kecuali nomor 4. adalah Film indonesia!!!
Ralat: nomor 3 buatan USA, tolong jangan diaku. CMIIW.
Di blog Xto mencoba membahas mengenai fenomena ini.
Di blog teman ku baca, ada blog-ku disebut…
sekarang film indonesia menampilkan giginya, 3 studio sisanya juga didominasi oleh film buatan anak bangsa.
Harapannya sih cuma satu: Semoga bukan film jiplakan, jangan sampai seperti sinetron2 murahan itu… dan sejujurnya, memang film Indonesia masih kurang bagus jika dibandingkan dengan luar negeri, kurang ‘berani’ dalam hal acting dan penjiwaan, pencahayaan, visual effect, dlsb. Demo, daijoubu desu. Kebanyakan film Asia memang masih seperti itu. Ke depannya pasti bisa lebih bagus lagi.
ntah kenapa koq gue gak sreg nonton film indo yah, gak worth it bayar puluhan ribu untuk liat aktingnya, yang gratis aja di tv (baca: seenetron) malas banget.
mungkin udah tertanam di otak kalo film indo gak bagus, karena film buataan mooounjabi bersaudara itu jelek jelek (baca: sux).
semoga dimasa mendatang film-film indonesia lebih bervariasi genre-nya dan aktingnya lebih baik lagi, jangan cuman modal tampang…
ini cuman opini… no offense…
Itu dia…
jadi kenapa nonton film indonesia banyakan nunggu di TV.
saya juga berencana buat film indie.. hehe ceritanya mau buat yang kuat.. tapi entah kapan bisa terwujud.. jadi berusaha tidak komplain tapi berusaha buat….
menunggu kerjasama dengan ricxxxxx (lupa xxnya apa) entreprise. ^^
emang kuliah jurusan apa? koq bisa ada ketertarikan sama film? jangan lupa spoilernya yah :p
hm…. jurusan sistem komputer.
tetapi kata bapak mario jangan batasi diri anda. ^^
walau pun teknik tapi masih suka dengan photography dan sinematography (walaupun masih tahap suka)
jadi ini aja cerita di godok.. samapai gak jadi jadi.. brain stroming terus.. ^^ sampe sampe lupa..
hahaha.. tapi sebisa mungkin tidak mau bawa saudara kuntilanak, arwah ,roh dan teman temanya.
mau buat drama dulu apa lah itu.. ^^
tunggu tanggal mainnya saja ^^
hehe