<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: The resurection of StarOne</title>
	<atom:link href="http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/</link>
	<description>antara aku kamu dan dunia ini. satu mempengaruhi semua, semua mempengaruhi satu</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Oct 2009 10:38:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Yudhi</title>
		<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-124</link>
		<dc:creator>Yudhi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 16:03:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-124</guid>
		<description>Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.

tidak sama sekali... pasti

iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.</p>
<p>tidak sama sekali&#8230; pasti</p>
<p>iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yudhi</title>
		<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-122</link>
		<dc:creator>Yudhi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 15:59:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-122</guid>
		<description>iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Maximilian</title>
		<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-121</link>
		<dc:creator>Maximilian</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 15:52:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-121</guid>
		<description>Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.

Sebenarnya dulu saya menggunakan StarOne hanya karena ingin memakai internetnya... telpon murah ke sesama Indosat hanya &#039;bonus tambahan&#039; saja... dan pada waktu itu ada perpindahan frekuensi, katanya SIM card saya tidak ter-update. Sudah telepon ke operator berkali-kali, ketik2 PRL lah, trus enable PRL di HP lah, tetek bengek lah, masih tidak bisa juga. Eh pas telepon kesekian kalinya ke operator &quot;Oh itu sudah tidak bisa Pak... cara itu sudah ditutup berminggu-minggu yang lalu... Jadi kalau sekarang Bapak belum terupdate Bapak harus datang ke galeri StarOne...&quot; &quot;JADI YANG SEBELUM2NYA SAYA TELEPON ITU APAAN?&quot; (dalam hati). Akhirnya sayapun ke galeri StarOne... waktu itu malam-malam ke Sarinah. Bukan untuk update SIM card pindah frekuensi, tapi untuk unsubscribe. Mengecewakan. Dia yang pindah frekuensi, kenapa saya yang harus repot?

Fortunately, tidak lama kemudian muncul gebrakan dari Firstmedia yang baru saja dibeli oleh Lippo Group dengan gebrakannya produk FastNet, walaupun Customer Service Officer-nya super duper dodol dan lemot, tapi untunglah pelayanannya secara umum sudah cukup memuaskan di daerah saya, sehingga jadi eksistensi saya di dunia maya hanya terputus sebentar saja.

Moreover, sekarang tarif GSM sudah saling bantai, sehingga saya semakin tidak membutuhkan StarOne dengan program-program IM3 yang semakin murah. Apalagi di indosatcommunity (www.indosatcommunity.com) bisa sms gratis ke semua operator, hanya perlu register saja. Untuk sementara ini saya tidak membutuhkan CDMA lagi. Bye bye StarOne. You can go to hell right about... now.

Ah, jadi pada intinya kenapa saya bikin postingan dan curhatan di comment-nya blog Yudhi ya...? :kabooooooor:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.</p>
<p>Sebenarnya dulu saya menggunakan StarOne hanya karena ingin memakai internetnya&#8230; telpon murah ke sesama Indosat hanya &#8216;bonus tambahan&#8217; saja&#8230; dan pada waktu itu ada perpindahan frekuensi, katanya SIM card saya tidak ter-update. Sudah telepon ke operator berkali-kali, ketik2 PRL lah, trus enable PRL di HP lah, tetek bengek lah, masih tidak bisa juga. Eh pas telepon kesekian kalinya ke operator &#8220;Oh itu sudah tidak bisa Pak&#8230; cara itu sudah ditutup berminggu-minggu yang lalu&#8230; Jadi kalau sekarang Bapak belum terupdate Bapak harus datang ke galeri StarOne&#8230;&#8221; &#8220;JADI YANG SEBELUM2NYA SAYA TELEPON ITU APAAN?&#8221; (dalam hati). Akhirnya sayapun ke galeri StarOne&#8230; waktu itu malam-malam ke Sarinah. Bukan untuk update SIM card pindah frekuensi, tapi untuk unsubscribe. Mengecewakan. Dia yang pindah frekuensi, kenapa saya yang harus repot?</p>
<p>Fortunately, tidak lama kemudian muncul gebrakan dari Firstmedia yang baru saja dibeli oleh Lippo Group dengan gebrakannya produk FastNet, walaupun Customer Service Officer-nya super duper dodol dan lemot, tapi untunglah pelayanannya secara umum sudah cukup memuaskan di daerah saya, sehingga jadi eksistensi saya di dunia maya hanya terputus sebentar saja.</p>
<p>Moreover, sekarang tarif GSM sudah saling bantai, sehingga saya semakin tidak membutuhkan StarOne dengan program-program IM3 yang semakin murah. Apalagi di indosatcommunity (www.indosatcommunity.com) bisa sms gratis ke semua operator, hanya perlu register saja. Untuk sementara ini saya tidak membutuhkan CDMA lagi. Bye bye StarOne. You can go to hell right about&#8230; now.</p>
<p>Ah, jadi pada intinya kenapa saya bikin postingan dan curhatan di comment-nya blog Yudhi ya&#8230;? :kabooooooor:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anton</title>
		<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-95</link>
		<dc:creator>Anton</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 18:29:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-95</guid>
		<description>yah mau gmn lagi klo telpon murah pasti pelanggannya banyak,jadi sering dropcall karena trunk udah penuh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah mau gmn lagi klo telpon murah pasti pelanggannya banyak,jadi sering dropcall karena trunk udah penuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendra</title>
		<link>http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-74</link>
		<dc:creator>Hendra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 12:31:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yudhingeblog.wordpress.com/2007/11/10/the-resurection-of-starone/#comment-74</guid>
		<description>Wah, sekarang rada parah nih starone, saya sering nelpon keluar (indosat &amp;pstn) dan gak ada suara apa-apa, padahal orang diseberang bisa dengar suara saya. Trus nerima telpon juga gitu, gak ada suara (termasuk noise). Yg lancar cuma ke 555 doang (selalu connect).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, sekarang rada parah nih starone, saya sering nelpon keluar (indosat &amp;pstn) dan gak ada suara apa-apa, padahal orang diseberang bisa dengar suara saya. Trus nerima telpon juga gitu, gak ada suara (termasuk noise). Yg lancar cuma ke 555 doang (selalu connect).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
