Yups judul diatas menyatakan kembali nya “kehidupan” starone ku…
hiks menyedihkan sekali sepertinya…
memang begitulah untuk salah satu produk keluaran indosat di bidang CDMA. produk buatan perusahan yang sudah dibeli oleh pengusahaa singapore ini baru baru ini memindahakan frequency base cdma nya dari 1900 MHz menjadi 800 Mhz.
frekuensi 1900 harus digeser untuk semua operator CDMA hal ini karena pemerintah mengalokasikan frekuensi tersebut untuk pemakaian 3G…
jadi frekuensi seperti 850 , 800 , 1900, 1800 itu adalah frekuensi carier. atau sebagai pembawa.
anggap kalau kita ingin mengirim surat ke surabaya maka frekuensi carier adalah keretanya sedangka surat (suara kita) adalah datanya.. jadi suara kita (surat) ditumpangkan ke frekuesni carier yang dapat bergerak cepat serta memiliki power yang kuat. memiliki stasiun staiun penguat.. seperti itu.
nah jadi hubunganya dnegan masalah pindahnya frekuensi ke starone?
selama proses transisis hp selalu mati, jadi kurang lebih 3 bulan ini starone ku sudah mati.. hp 6015i tidak nyala cuma dibawa bawa. isi bateri pasti di pagi hari akan habis karena HP memiliki fitur otomatis unutk mencari sinyal dan menguatkannya yang akan membuat dia semakin boros batere karena sinyal kecil maka hp berusaha sekua t tenaga..
mengetahui hal tersebut yang membuat saya mengistiraha5kan dia unutk beberapa lamanya…
padahal sudah sms,sudah telp call center.. tidak memuasakan. cuma setting PRL , dateng ke gallery, saya komplain sinyal hilang…
kenapa tidak mau jujur kepada pelanggan kami sedang pindah mungkin hp anda kaan bermasalh sinyal.. kami akan berusahan memberi kabar… tapi kabar ini tidak pernah diberitahu ke konsumen. sepertinya starone kurang perhatian terhadap pelanggan.. serius tidak yah mereka membuat service ini.
jadi ceritanya tiba tiba saja hp saya yang lupa dimatikan malem hari kok sampai pagi masih nyala…. saya langsung merasa aneh.. n sinyal dapet tidak lost sinyal..
karawaci.
dulu sebelum perubahan masih dapet. pas perubahan hilang di komplain diapain. jarang atau malah tidak ada yang bilang lagi update. cuma bilang nanti sinyal daerah sana akan kami chek. terakhir dibilang masalah sim card yag tidak mau update otomatis..
jadi nunggu waktu senggang buat ke gallery indosat itu ternyata tidak pernah sempet..untungnya sekarang sudah aktif.
bahksan sinyal menjadi lebih baik dan lebih kuatsampai lab sekarang bisa dapet sinyal.. dahulu di dalam lab sudah hilang tidak ada sinyal sekarang bisa ada.. dan tidak panas.. berarti dia tidak search sinyal lagi….
hehe jadi makin cinta. memang di frekuensi 800 Mhz itu lebih kuat(tembus gedung), lebih tahan noise. dia akan merambat. berbeda dnegan 1900 yang akan hilang ketika menabarak gedung.. sungguh berasa dulu susahnya cari sinyal starone..
KEcepatan = Lambda . frequency
dengan demikian frekunsi berubah dnegan kecepatan tetap akan merubah panjang gelombang… pa hubuganya terus? gak ada sih.
lau kenapa sih mau bertahan di starone?? in ikan permaslahanyan..
satu karena starone itu memiliki pulsa murah…..
tidak menipu seperti esia, flexi, apalagi fren kupret tersebut.
atau saya yang aneh..
coba saudara pertimbangkan saja
telp ke rumah 130 / 30 detik
sms mentari matrix mentari (indosat punya) 100
telp lokal ke indosat itu juga 200 / 30 detik (hp loh)
kalo ke starone 16 rupiah permenit.. murahkan.
lihat lengkap ke
http://mystarone.com
jadi hidup starone.. asal jangan berubah frekuensi tarif tiab tiab naik.. lagi penonton akan kecewa berat sepertinya.
lau kalau kenapa CDMA murah dari GSM.. lain lagi ceritanya.. panjang. initnya kalau GSM pakai TDMA time division mltiple akses. akhirnya satu slot hanya bisa delapan..
sedangkan cdma lebih luas jalurnya… ambil semua data dan sebar saja ke udara. biar nanti akan di kodekan oleh hpnya.. (roti kismis) kalao pengajar dasar telekomunikasi bilang….

Wah, sekarang rada parah nih starone, saya sering nelpon keluar (indosat &pstn) dan gak ada suara apa-apa, padahal orang diseberang bisa dengar suara saya. Trus nerima telpon juga gitu, gak ada suara (termasuk noise). Yg lancar cuma ke 555 doang (selalu connect).
yah mau gmn lagi klo telpon murah pasti pelanggannya banyak,jadi sering dropcall karena trunk udah penuh…
Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.
Sebenarnya dulu saya menggunakan StarOne hanya karena ingin memakai internetnya… telpon murah ke sesama Indosat hanya ‘bonus tambahan’ saja… dan pada waktu itu ada perpindahan frekuensi, katanya SIM card saya tidak ter-update. Sudah telepon ke operator berkali-kali, ketik2 PRL lah, trus enable PRL di HP lah, tetek bengek lah, masih tidak bisa juga. Eh pas telepon kesekian kalinya ke operator “Oh itu sudah tidak bisa Pak… cara itu sudah ditutup berminggu-minggu yang lalu… Jadi kalau sekarang Bapak belum terupdate Bapak harus datang ke galeri StarOne…” “JADI YANG SEBELUM2NYA SAYA TELEPON ITU APAAN?” (dalam hati). Akhirnya sayapun ke galeri StarOne… waktu itu malam-malam ke Sarinah. Bukan untuk update SIM card pindah frekuensi, tapi untuk unsubscribe. Mengecewakan. Dia yang pindah frekuensi, kenapa saya yang harus repot?
Fortunately, tidak lama kemudian muncul gebrakan dari Firstmedia yang baru saja dibeli oleh Lippo Group dengan gebrakannya produk FastNet, walaupun Customer Service Officer-nya super duper dodol dan lemot, tapi untunglah pelayanannya secara umum sudah cukup memuaskan di daerah saya, sehingga jadi eksistensi saya di dunia maya hanya terputus sebentar saja.
Moreover, sekarang tarif GSM sudah saling bantai, sehingga saya semakin tidak membutuhkan StarOne dengan program-program IM3 yang semakin murah. Apalagi di indosatcommunity (www.indosatcommunity.com) bisa sms gratis ke semua operator, hanya perlu register saja. Untuk sementara ini saya tidak membutuhkan CDMA lagi. Bye bye StarOne. You can go to hell right about… now.
Ah, jadi pada intinya kenapa saya bikin postingan dan curhatan di comment-nya blog Yudhi ya…? :kabooooooor:
iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie
Akhirnya baru ada kesempatan untuk memberikan comment2 pedas lagi. Miss me? Hell yeah.
tidak sama sekali… pasti
iya.. saya melihat CDMA sudah terkadang tidak efisien.. tapi pasti lebih efisien jika saat yg tepat.. sepertinya nie