Holla..
Dari judul yang simbolik dan penuh makna di atas mungkin sudah ada yang mengerti hal apayang sekiranya akan kita bincarakan. atau lebih tepatnya saya argumentasikan.
yap. Mars atau sering kita lebih personifikasi unutk mengambarkan lakilaki dan Venus unutk wanita. karena konon katanya venus itu dewi kencatikan dan mars adalah dewa perang… cowo suka perang… hm..
jadi masuk ke intinya. hal ini berhubungan dnegan cewe dan cowo dalam bercerita. jika anda melihat dan menilik kita ambil contoh blog saya saja. jika kita lihat isi dari blog maka akan mengambarkan si empunya co atau ce ciri-cirinya sebagai berikut:
1. Cowo itu banyak bercerita mengenai kejadian.
tadi pagi saya begini lanjut siangnya begini abis itu jam sekian begini
sedangkan kalau Cewe , lebih banyak bercerita mengenai perasaannya
Wah seneng banget hari ini. memang sih sempet ragu ragu mau gak, tapi aku suka
2. cewe lebih halus dalam menulis. kadang muter muter dulu
kalo cowo dah blak blakan .. malah terkadang kaya ember.
3. Harusnya sih yah.. cowo menjelaskan sesuatu dengan keras tegas.
Ancur tuh orang, udah kaya anjing. berengsek banget.. masa kemaren dia loncat loncat kaya penjaga gawang kesurupan.
cewe dengan sesuatu yang cantik cantik dan feminim (yah memang kodratnya)
itu bagus banget cute kaya boneka cabi banget. sentuhanya lembut bagai salju
4. tambahin aja lagi deh. terkadang cewe lebih jago dan betul betul detail dalam tata letak.
teliti menulis. dan memperhatikan tulisan supaya lebih enak dibaca…
kalo gw sendiri mah tulis aja post. n baca kemudian..
ini hanya argumen.. KU!!!

Tidak setujuuuu!!! (Kali ini gw ‘terpaksa’ membuat comment yang lebih panjang daripada postingannya itu sendiri…)
1. Lho bukankah semua orang juga dalam blog banyak menceritakan kejadian? Dan biasanya kejadian itu berupa obeservasi atau pengalaman pribadi; entah kemudian direfleksikan secara filosofis, agama, dll, atau memberikan opini, comment, dlsb. Bedanya, kalo cowo itu bener2 nulis blog. Alias, ada suatu informasi yang bisa kita tangkep dari tulisannya itu (jgn lupa kl blog = online journal), sedangkan kalau cewe itu sering menyalahartikan blog sebagai diary.
2. Nah yang ini cukup setuju sih, kalo cewe itu seneng muter-muter, mungkin kebiasaan belanja di dept.store-nya kebawa ke dunia maya kali yah. Cowonya? Beuh. Memang bisa jadi ember, tapi pertama kali gw “mencoba” menulis catatan harian, isinya cuma “Hari ini.. biasa-biasa aja tuh, nothing extraordinary.” Karena itu sejak beberapa waktu yang lalu gw mencoba membuat blog, dengan harapan menjadi lebih ‘fasih’ untuk menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan (baca: bawel) dan belajar untuk menulis sebuah artikel dengan baik dan benar.
3. Itu sih si cowo bukannya tegas, tapi kasar; dan si cewenya terlalu sentimentil -.-’
Dalam contoh di atas “lembut bagai salju”, jangan lupa kalau banyak cowo justru lebih parah dari cewe dalam hal2 puitis, analogi, perumpamaan, dsm yang bagus2. Dalam dunia para wanita, hal ini lebih dikenal dengan term tersendiri yaitu “gombal”. Oh ya, jangan lupa, gw bilang “banyak cowo”, yang artinya nggak semua. “Banyak cowo” yang gw sebut tadi EXCLUDING me
4. Salah. Justru yang lebih detail dalam tata letak itu biasanya cowo (pengecualian: cowo yang cuek bebek). Apalagi yang matematikanya kuat. Dalam hal ini detail biasanya berupa penggunaan huruf kapital, italic, paragraph, margin, tabel, dsb. Kalau cewe boro-boro memperhatikan kerapihan seperti itu. Bodo amat mau align left kek, center kek, justify kek, yang penting keliatan (biasanya krn gaptek). “Udah bagus itu postingan bisa ke-publish, daripada nggak sama sekali”, begitulah kurang lebih. Trus cewek juga seringkali kalo ngetik HuRuFNyA G3D3 k3c1L GiTHu, BaiK di SmS, bL09, mAuPuN FRiENdsTeR. Entah keyboardnya rusak atau kelingking (bwt pencet shift)-nya kram, yang jelas menurut gw itu bukan suatu bentuk ketelitian dalam menulis maupun detail dalam tata letak.
Semua itu hanya generalisasi, tidak menutup kemungkinan ada orang (baik cowo maupun cewe), yang berbeda dengan deskripsi gw. Menurut gw, gaya penulisan dan penceritaan justru lebih banyak dipengaruhi oleh sifat dominan orang itu (salah satu contoh pembagiannya adalah melankolis, plegmatis, sanguin, dan koleris), bukan gender.
Hanya opiniku, dilarang protes…
acceptep………
ini dibuka sengaja untul di debatkan.
yang jelas harus diadakan sebuah penelitian yang ilmiah mengenai gaya menulis.
hm terkadang tulisan itu pasti banyak tidak dikit mengambarkan si empunya tulisan.